Krisis Pupuk Akibat Perang Iran, Uni Eropa Andalkan Kotoran Sapi

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:56 WIB
Menyusul eskalasi konflik Ukraina dan pemberlakuan sanksi oleh blok tersebut terhadap Rusia, Moskow mengalihkan sebagian besar perdagangan pupuknya ke negara-negara BRICS dan negara-negara Selatan.

Sejak tahun 2021, Rusia telah meningkatkan penjualan pupuk mineral ke negara-negara BRICS sebesar 71%, dan sekarang menduduki peringkat pertama di dunia dalam ekspor komoditas tersebut dan peringkat kedua dalam produksi, kata kepala Asosiasi Produsen Pupuk Rusia, Andrey Guryev, awal tahun ini.

Baca juga: Iran Ingin Serahkan Persediaan Nuklirnya ke Rusia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!