Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:01 WIB
Namun, Presiden Donald Trump kemudian membantah peran MBS dengan mengatakan bahwa sang putra mahkota tidak tahu apa-apa tentang pembunuhan Khashoggi.

Perusahaan tempat Khashoggi bekerja, Democracy for the Arab World Now (DAWN), dan kelompok hak asasi manusia Trial International telah mengajukan petisi ke pengadilan Prancis mengenai masalah ini selama kunjungan MBS ke Prancis pada Juli 2022.

Mereka kemudian bergabung dengan pengaduan dari pengawas kebebasan pers Reporters Without Borders (RSF).

"Seorang hakim investigasi dari unit kejahatan terhadap kemanusiaan sekarang akan menyelidiki pengaduan atas penyiksaan dan penghilangan paksa," demikian konfirmasi PNAT kepada AFP, Minggu (17/5/2026).

Langkah PNAT ini muncul setelah bertahun-tahun perselisihan hukum, di mana kantor kejaksaan menentang pembukaan kasus di Prancis dengan alasan penerimaan bukti.

Namun dalam keputusan yang dikeluarkan pada hari Senin lalu, pengadilan banding memutuskan mendukung kelompok HAM, yang dipuji DAWN sebagai langkah kunci menuju keadilan atas pembunuhan jurnalis tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!