Mali Kacau! Separatis Serang Basis Militer Seluruh Negeri, Menhan Camara Tewas

Senin, 27 April 2026 - 10:06 WIB
Haque, mengutip para saksi mata, mengatakan suara tembakan hebat dan ledakan keras masih terdengar di Kidal pada hari Minggu. “Ini masih merupakan operasi yang sedang berlangsung lebih dari 24 jam setelah dimulai,” imbuh dia.

Analis lainnya, Bulama Bukarti, mengatakan kemungkinan lebih banyak pertempuran untuk menguasai wilayah dan lokasi strategis akan terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Dia juga menyoroti bagaimana kelompok-kelompok bersenjata yang sebelumnya saling bertempur kini telah bergabung untuk menyerang musuh bersama mereka—negara Mali.

“Ini adalah dua kelompok yang berjuang untuk tujuan yang berbeda,” kata Bukarti kepada Al Jazeera.

“Tetapi mereka bersatu tahun lalu dan mengatakan mereka akan bekerja sama ke depannya, dan apa yang telah kita lihat selama beberapa hari terakhir adalah implementasi nyata dari kesepakatan ini.”

Uni Afrika, sekretaris jenderal Organisasi Kerja Sama Islam, Biro Urusan Afrika Amerika Serikat, dan Uni Eropa mengutuk serangan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!