Stok Rudal Melimpah, Iran Sudah Siap Jika Diserang AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:10 WIB
Hanya lima pesawat yang terlihat di atas wilayah udara Iran pada saat NOTAM dikeluarkan, menurut situs pelacakan penerbangan tersebut.

Potensi serangan AS terhadap Iran meningkat di tengah protes nasional di negara Islam itu sejak 28 Desember. Gelombang protes tersebut, yang diwarnai kekerasan, dipicu oleh tekanan ekonomi.

Menurut Human Rights Activists News Agency (HRANA) atau Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA), setidaknya 2.571 orang telah tewas.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membantah jumlah orang yang tewas tersebut dengan menyebutnya sebagai laporan palsu.

Dia mengatakan protes dimulai secara damai, tetapi berubah menjadi kekerasan setelah penyusupan kelompok bersenjata yang didukung asing.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!