UE Kecam China yang Berlakukan Bea Masuk Tinggi Produk Susu

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:47 WIB
“Penilaian kami adalah bahwa penyelidikan ini didasarkan pada tuduhan yang meragukan dan bukti yang tidak memadai, sehingga langkah-langkah tersebut tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan,” ujar juru bicara perdagangan Komisi Eropa, Olof Gill.

Gill menambahkan bahwa Komisi Eropa telah mengangkat isu ini di World Trade Organization (WTO) sejak China membuka penyelidikan produk susu, dan akan menilai apakah bea masuk terbaru tersebut sesuai dengan aturan WTO.

“Kami melakukan segala upaya untuk melindungi petani dan eksportir Uni Eropa, serta Kebijakan Pertanian Bersama, dari penggunaan instrumen perlindungan perdagangan yang tidak adil oleh China,” kata Gill.

Dia menilai keputusan tersebut sebagai “perkembangan yang sangat negatif” dalam hubungan UE–China.

Penolakan Industri



Kelompok industri susu Eropa juga mengkritik kebijakan itu. Federasi Industri Susu Nasional Prancis (FNIL) menyebut pengenaan bea masuk tersebut sebagai sebuah “kejutan". Sementara itu, Asosiasi Industri Susu Jerman menilai langkah tersebut sebagai “pukulan keras” bagi perusahaan yang terdampak dan menyerukan agar semua pihak tidak “melibatkan produk susu secara tidak semestinya” dalam sengketa perdagangan yang dinilai tidak terkait langsung.

Berdasarkan data Komisi Eropa, negara-negara UE mengekspor produk susu senilai lebih dari 1,6 miliar euro (sekitar USD1,9 miliar) ke China tahun lalu, turun dari puncaknya yang mencapai lebih dari 2 miliar euro pada 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!