Jenderal Israel Ini Bos Baru Mossad, Belum Pernah Kerja di Bidang Intelijen

Jum'at, 05 Desember 2025 - 07:59 WIB
Sedangkan bagi David Zini, faktor utama penunjukan Gofman adalah loyalitasnya kepada Netanyahu, imbuh Misgav.

"Gofman adalah seorang perwira yang sangat berjasa," demikian pernyataan kantor Netanyahu, seraya menambahkan bahwa penunjukannya di masa perang sebagai sekretaris militer perdana menteri "membuktikan kemampuan profesionalnya yang luar biasa".

Sebagai salah satu badan intelijen terbaik di dunia, Mossad dianggap tidak mengalami kegagalan intelijen akibat serangan 7 Oktober karena wilayah Palestina secara tradisional berada di luar jangkauan operasinya.

Namun, para kepala badan Shin Bet dan Aman (intelijen militer) mengundurkan diri setelah mengakui tanggung jawab mereka atas kegagalan tersebut.

Mossad tampil menonjol di mata Israel dalam perang multi-front yang telah berlangsung sejak 7 Oktober.

Mossad berkontribusi pada terbunuhnya staf umum kelompok militan Hizbullah Lebanon pada tahun 2024 dan angkatan bersenjata Iran selama perang 12 hari yang dilancarkan Israel melawan Teheran pada bulan Juni.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!