Jenderal Israel Ini Bos Baru Mossad, Belum Pernah Kerja di Bidang Intelijen

Jum'at, 05 Desember 2025 - 07:59 WIB
Dia terluka parah pada 7 Oktober dalam bentrokan dengan militan Hamas di Sderot, sebuah kota di Israel selatan dekat perbatasan Gaza.

Gofman kemudian bergabung dengan kabinet Netanyahu pada April 2024.

Setelah menunjuk seorang anggota militer dari gerakan Zionis religius Israel, David Zini, sebagai kepala badan keamanan domestik; Shin Bet, Netanyahu kembali menunjuk seseorang yang dekat dengan ide-ide nasionalisnya untuk mengepalai salah satu badan utama Israel.

Meskipun Gofman tidak mengenakan yarmulke seperti yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi religius yang taat, dia belajar di yeshiva Ely, sebuah sekolah agama Yahudi yang terletak di sebuah permukiman di Tepi Barat yang diduduki dan dikenal karena posisi Zionis religius sayap kanannya.

Seperti Zini, Gofman tidak berasal dari badan yang akan dipimpinnya, meskipun pengangkatannya tidak menimbulkan kontroversi politik yang menyusul pencalonan kepala Shin Bet tersebut.

Uri Misgav, seorang kolumnis untuk surat kabar Haaretz, adalah salah satu dari sedikit suara yang mengkritik pengangkatan tersebut, menyebut Gofman "tidak layak untuk memimpin Mossad" karena kurangnya pengalamannya di bidang intelijen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!