Tak Ingin Teknologinya Dicuri, Israel Minta Bom GBU-39B yang Tak Meledak di Beirut untuk Dikembalikan

Senin, 01 Desember 2025 - 20:05 WIB
Lembaga Israel tersebut menemukan bahwa Desember 2024 dan Maret 2025 mencatat jumlah serangan udara tertinggi.

Laporan tersebut mengklaim bahwa 218 anggota Hizbullah telah tewas dalam serangan Israel.

Pada hari Minggu, komandan senior Hizbullah, Haitham Ali Tabatabai, tewas dalam serangan udara Israel di Beirut.

“Pada tahap ini, tidak ada keberadaan atau aktivitas Hizbullah yang permanen, berkelanjutan, atau signifikan yang teridentifikasi di sepanjang garis kontak,” demikian menurut laporan tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!