Terungkap, AS Batal Kirim Rudal Canggih Tomahawk ke Ukraina karena Ditekan Rusia

Kamis, 27 November 2025 - 11:53 WIB
Menurut laporan WSJ, Kamis (27/11/2025), dalam panggilan telepon pada 16 Oktober, Putin menekan Trump dengan memperingatkan bahwa pengiriman rudal tersebut akan "memperburuk perang" dan merusak hubungan AS-Rusia.

Pada 7 November, Duta Besar AS untuk Ukraina, Olga Stefanishyna, mengatakan bahwa Kyiv dan Washington sedang mengadakan pembicaraan "positif" mengenai pembelian rudal Tomahawk dan senjata jarak jauh lainnya.

Sebelumnya, pada 3 November, Trump mengatakan bahwa dia tidak berencana untuk menyediakan rudal jelajah Tomahawk kepada Ukraina.

Zelensky telah berulang kali mengatakan bahwa Ukraina menginginkan rudal tersebut, yang memiliki jangkauan serang yang jauh dan dapat memperkuat pertahanan.

Setelah pertemuan Zelensky dengan Trump pada 17 Oktober, presiden AS tersebut dilaporkan menolak permintaan Ukraina. Zelensky mengatakan bahwa Trump tidak langsung setuju maupun menolak, dan isu senjata jarak jauh tidak akan lagi dibahas secara publik.

Trump menyebut penyediaan rudal Tomahawk sebagai "masalah", dan menyatakan bahwa pasukan Ukraina akan membutuhkan waktu enam hingga 12 bulan untuk berlatih menggunakannya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!