Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Gelar Pertemuan dengan Pimpinan DPR AS di Gedung Capitol
Kamis, 20 November 2025 - 08:57 WIB
"Sejauh menyangkut pria ini, dia telah melakukan pekerjaan yang fenomenal," puji Trump, menunjuk ke arah Pangeran MBS.
"Anda menyebutkan seseorang (Khashoggi) yang sangat kontroversial. Banyak orang tidak menyukai pria yang Anda bicarakan itu...dia tidak tahu apa-apa tentang itu. Anda tidak perlu mempermalukan tamu kita," kata Trump, yang kembali membela Pangeran MBS.
MBS pun tetap bersedia menjawab pertanyaan dari wartawan itu. "Osama bin Laden menggunakan orang-orang Saudi dalam peristiwa itu untuk satu tujuan utama...untuk menghancurkan hubungan Amerika-Saudi."
Sedangkan terkait kasus pembunuhan Khashoggi, Pangeran MBS menyebutnya "menyakitkan". "Kami telah melakukan semua langkah investigasi yang tepat...kami telah memperbaiki sistem kami untuk memastikan tidak ada yang terjadi seperti itu," ujarnya.
"Dan itu menyakitkan, dan itu kesalahan besar. Dan kami melakukan yang terbaik agar ini tidak terjadi lagi," paparnya.
Putra Raja Salman bin Abdulaziz itu datang ke Gedung Putih dengan janji investasi kepada AS sebesar hampir USD1 triliun, termasuk dalam bidang AI dan material tanah jarang.
"Anda menyebutkan seseorang (Khashoggi) yang sangat kontroversial. Banyak orang tidak menyukai pria yang Anda bicarakan itu...dia tidak tahu apa-apa tentang itu. Anda tidak perlu mempermalukan tamu kita," kata Trump, yang kembali membela Pangeran MBS.
MBS pun tetap bersedia menjawab pertanyaan dari wartawan itu. "Osama bin Laden menggunakan orang-orang Saudi dalam peristiwa itu untuk satu tujuan utama...untuk menghancurkan hubungan Amerika-Saudi."
Sedangkan terkait kasus pembunuhan Khashoggi, Pangeran MBS menyebutnya "menyakitkan". "Kami telah melakukan semua langkah investigasi yang tepat...kami telah memperbaiki sistem kami untuk memastikan tidak ada yang terjadi seperti itu," ujarnya.
"Dan itu menyakitkan, dan itu kesalahan besar. Dan kami melakukan yang terbaik agar ini tidak terjadi lagi," paparnya.
Putra Raja Salman bin Abdulaziz itu datang ke Gedung Putih dengan janji investasi kepada AS sebesar hampir USD1 triliun, termasuk dalam bidang AI dan material tanah jarang.
(mas)
Lihat Juga :