Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Gelar Pertemuan dengan Pimpinan DPR AS di Gedung Capitol
Kamis, 20 November 2025 - 08:57 WIB
Sebelumnya, Pangeran MBS disambut Presiden Donald Trump dalam kunjungannya ke Gedung Putih. Kedua pemimpin bahkan mengadakan jumpa pers bersama di Oval Office.
Selama sekitar 40 menit, Trump dan Pangeran MBS menjawab pertanyaan wartawan tentang hampir setiap topik, mulai dari pembunuhan kolumnis Middle East Eye dan Washington Post, Jamal Khashoggi, hingga penjualan chip AI dan senjata.
Trump sendiri membanggakan tingkat akses media yang leluasa dalam pertemuannya dengan calon raja Arab Saudi tersebut.
"Tidak pernah ada transparansi seperti ini. Kami tidak membatasi," ujar Trump.
Percakapan tak terduga di Oval Office itu menawarkan kesempatan langka untuk mengamati pemimpin berusia 40 tahun dari satu-satunya negara anggota ekonomi G-20 di dunia Arab tersebut.
Ketika jurnalis ABC bertanya tentang kasus pembunuhan Khashoggi, Trump pasang badan untuk Pangeran MBS. "Berita palsu!" teriak Trump kepada jurnalis tersebut ketika bertanya tentang laporan CIA yang menyatakan bahwa putra mahkota memerintahkan pembunuhan Khashoggi pada tahun 2018, serta tuduhan bahwa pemerintah Arab Saudi terkait dengan para pelaku serangan 9/11.
Selama sekitar 40 menit, Trump dan Pangeran MBS menjawab pertanyaan wartawan tentang hampir setiap topik, mulai dari pembunuhan kolumnis Middle East Eye dan Washington Post, Jamal Khashoggi, hingga penjualan chip AI dan senjata.
Trump sendiri membanggakan tingkat akses media yang leluasa dalam pertemuannya dengan calon raja Arab Saudi tersebut.
"Tidak pernah ada transparansi seperti ini. Kami tidak membatasi," ujar Trump.
Percakapan tak terduga di Oval Office itu menawarkan kesempatan langka untuk mengamati pemimpin berusia 40 tahun dari satu-satunya negara anggota ekonomi G-20 di dunia Arab tersebut.
Ketika jurnalis ABC bertanya tentang kasus pembunuhan Khashoggi, Trump pasang badan untuk Pangeran MBS. "Berita palsu!" teriak Trump kepada jurnalis tersebut ketika bertanya tentang laporan CIA yang menyatakan bahwa putra mahkota memerintahkan pembunuhan Khashoggi pada tahun 2018, serta tuduhan bahwa pemerintah Arab Saudi terkait dengan para pelaku serangan 9/11.
Lihat Juga :