Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Gelar Pertemuan dengan Pimpinan DPR AS di Gedung Capitol

Kamis, 20 November 2025 - 08:57 WIB
loading...
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman gelar pertemuan yang diperluas dengan para pimpinan DPR Amerika Serikat di Gedung Capitol. Foto/SPA
A A A
WASHINGTON - Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), Putra Mahkota yang juga Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, mengadakan pertemuan yang diperluas di Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) di Washington dengan Ketua DPR AS Mike Johnson, serta para pemimpin dan anggota Parlemen dari berbagai komite.

Para pemimpin DPR Amerika menegaskan dukungan mereka terhadap hubungan bersejarah antara Kerajaan Arab Saudi dan Amerika Serikat.

Mengutip Saudi Press Agency (SPA), Kamis (20/11/2025), dalam pertemuan yang berlangsung Rabu waktu Washington, Pangeran MBS membahas berbagai isu penting, termasuk perkembangan urusan regional dan internasional, serta bidang kerja sama kedua negara di berbagai sektor.

Baca Juga: Diserang Wartawan soal Pembunuhan Khashoggi, Trump Bela MBS di Gedung Putih

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Energi dan Ketua Komite Kemitraan Ekonomi Strategis Saudi-AS Pangeran Abdulaziz bin Salman, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat Putri Reema binti Bandar bin Sultan bin Abdulaziz, Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan, Menteri Negara, Anggota Kabinet, dan Penasihat Keamanan Nasional, Dr Musaed Al-Aiban; Menteri Perdagangan Majid Al-Kassabi, Menteri Negara dan Anggota Kabinet, Mohammed Al Al-Sheikh; Menteri Keuangan Mohammed Aljadaan, dan Sekretaris Jenderal Dewan Kemitraan dengan Amerika Serikat, Mohammed Al-Tuwaijri.

Sebelumnya, Pangeran MBS disambut Presiden Donald Trump dalam kunjungannya ke Gedung Putih. Kedua pemimpin bahkan mengadakan jumpa pers bersama di Oval Office.

Selama sekitar 40 menit, Trump dan Pangeran MBS menjawab pertanyaan wartawan tentang hampir setiap topik, mulai dari pembunuhan kolumnis Middle East Eye dan Washington Post, Jamal Khashoggi, hingga penjualan chip AI dan senjata.

Trump sendiri membanggakan tingkat akses media yang leluasa dalam pertemuannya dengan calon raja Arab Saudi tersebut.

"Tidak pernah ada transparansi seperti ini. Kami tidak membatasi," ujar Trump.

Percakapan tak terduga di Oval Office itu menawarkan kesempatan langka untuk mengamati pemimpin berusia 40 tahun dari satu-satunya negara anggota ekonomi G-20 di dunia Arab tersebut.

Ketika jurnalis ABC bertanya tentang kasus pembunuhan Khashoggi, Trump pasang badan untuk Pangeran MBS. "Berita palsu!" teriak Trump kepada jurnalis tersebut ketika bertanya tentang laporan CIA yang menyatakan bahwa putra mahkota memerintahkan pembunuhan Khashoggi pada tahun 2018, serta tuduhan bahwa pemerintah Arab Saudi terkait dengan para pelaku serangan 9/11.

"Sejauh menyangkut pria ini, dia telah melakukan pekerjaan yang fenomenal," puji Trump, menunjuk ke arah Pangeran MBS.

"Anda menyebutkan seseorang (Khashoggi) yang sangat kontroversial. Banyak orang tidak menyukai pria yang Anda bicarakan itu...dia tidak tahu apa-apa tentang itu. Anda tidak perlu mempermalukan tamu kita," kata Trump, yang kembali membela Pangeran MBS.

MBS pun tetap bersedia menjawab pertanyaan dari wartawan itu. "Osama bin Laden menggunakan orang-orang Saudi dalam peristiwa itu untuk satu tujuan utama...untuk menghancurkan hubungan Amerika-Saudi."

Sedangkan terkait kasus pembunuhan Khashoggi, Pangeran MBS menyebutnya "menyakitkan". "Kami telah melakukan semua langkah investigasi yang tepat...kami telah memperbaiki sistem kami untuk memastikan tidak ada yang terjadi seperti itu," ujarnya.

"Dan itu menyakitkan, dan itu kesalahan besar. Dan kami melakukan yang terbaik agar ini tidak terjadi lagi," paparnya.

Putra Raja Salman bin Abdulaziz itu datang ke Gedung Putih dengan janji investasi kepada AS sebesar hampir USD1 triliun, termasuk dalam bidang AI dan material tanah jarang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved