UEA Umumkan Persetujuan Darurat Penggunaan Vaksin Covid-19

Selasa, 15 September 2020 - 07:30 WIB
Efek samping dapat terjadi selama tes tapi sejauh ini tak ada efek samping yang parah. Ribuan orang mengalami penyakit kronis yang turut dalam tes itu tak menunjukkan ada komplikasi.

Sinopharm mendapat persetujuan tes pada akhir Juni. “Vaksin eksperimental itu telah lolos fase 1 dan 2 tes klinis dengan 100% relawan menghasilkan antibosi setelah dua dosis dalam 28 hari,” papar pernyataan pemerintah pada Juli. (Baca Juga: Terungkap, AS Pernah Tembakkan Rudal yang Bisa Tepat Hantam Kim Jong-un)

Menurut Pusat Kontrol penyakit, vaksin yang dibuat dengan menonaktifkan virus sudah banyak dikenal dan telah lama digunakan untuk melawan berbagai penyakit seperti influenza dan campak. (Baca Infografis: Kapal Angsa Siap Menantang Pelancong Keliling Benua)

Rusia pada Agustus menjadi negara pertama di dunia yang memberi persetujuan regulator untuk vaksin virus corona, setelah kurang dari dua bulan tes manusia. (Lihat Video: Tur Virtual Hagia Sophia Istanbul Turki Part 1)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!