Terungkap, AS Pernah Tembakkan Rudal yang Bisa Tepat Hantam Kim Jong-un

Senin, 14 September 2020 - 14:47 WIB
loading...
Terungkap, AS Pernah...
Korean Central Television tayangkan gambar sebuah rudal balistik antarbenua Korea Utara pada 30 November 2017.Foto/Yonhap
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) ternyata pernah menembakkan rudal presisi pada tahun 2017 untuk menunjukkan kepada Korea Utara (Korut) tentang kemampuannya untuk secara tepat menyerang target apa pun, baik itu lokasi peluncuran di Korut atau pemimpinnya yang menyaksikan peluncuran uji coba senjata Pyongyang.

Manuver Amerika itu diungkap jurnalis Washington Post, Bob Woodward, dalam bukunya "Rage" yang akan dirilis Selasa (15/9/2020). (Baca: Trump Klaim Kim Jong-un Tunjukkan Kepala Paman usai Mengeksekusinya )

Menurut buku Woodward, tindakan Amerika itu dilakukan sebagai tanggapan atas uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Korea Utara yang mampu mencapai Amerika Serikat. (Baca juga : Banyak Perawat Gugur Akibat COVID-19, Ini Kata Menkes Terawan )

Mengutip berbagai pejabat AS, termasuk mantan Menteri Pertahanan James Mattis, Woodward mengatakan Pasukan AS Korea (USFK) kemudian bereaksi dengan rudal taktis yang menempuh jarak 186 mil sebelum jatuh ke Laut Timur.

"Itu adalah jarak yang tepat antara titik peluncuran rudal AS dan lokasi uji coba rudal Korea Utara, serta tenda tempat foto satelit menunjukkan Kim Jong-un sedang menyaksikan peluncuran rudal," tulis Woodward, yang kutipannya dipublikasikan Yonhap, Senin (14/9/2020). (Baca juga: Bertambah 3.507 Kasus Baru, Total 225.030 Orang Positif Covid-19 )

"Artinya dimaksudkan untuk menjadi jelas; Kim Jong-un perlu mengkhawatirkan keselamatan pribadinya," kata Woodward, yang menambahkan bahwa tidak pernah dikonfirmasi apakah Korea Utara telah menerima pesan tersebut atau tidak.

Korea Utara, entah tidak sadar atau acuh tak acuh, terus meningkatkan provokasinya, dengan meluncurkan ICBM yang lebih kuat hanya tiga minggu kemudian pada 28 Juli."Yang bisa menempuh 6.200 mil dan menghantam sebagian besar benua Amerika Serikat," tulis Woodward. (Baca: Kritik Ekonomi Kim Jong-un, 5 Pejabat Korut Dieksekusi Mati )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved