Dokter Wanita Ini Dihukum Penjara 30 Tahun karena Mengkritik Presiden di Grup WhatsApp

Selasa, 18 November 2025 - 13:20 WIB
Pada Jumat pekan lalu, dia akhirnya menjalani sidang vonis di pengadilan. Hakim Luz Dary Moreno, yang merupakan loyalis Presiden Maduro, menjatuhkan hukuman 30 tahun penjara kepadanya atas tuduhan "makar" "konspirasi", dan "hasutan kebencian". Sumber di pengadilan mengatakan tim pembelanya bahkan tidak diizinkan berbicara. Dokter lain di komunitasnya telah menyerukan pembebasannya.

César Pérez Vivas, seorang aktivis anti-Maduro dan mantan gubernur Táchira, mengunggah foto Orozco di X dan mengonfirmasi informasi tersebut.

"Dr Marggie Orozco (65) dijatuhi hukuman 30 tahun penjara. Dikecam oleh seorang pemimpin CLAP dari komunitasnya di San Juan de Colón karena rekaman audio WhatsApp sederhana tentang pemilu 28 Juli. Hukuman yang dijatuhkan oleh Hakim Luz Dary Moreno merupakan tindakan sesat terhadap seseorang dengan masalah kesehatan serius. Membela kebebasan berekspresi bukanlah kejahatan," bunyi keterangan fotonya yang diterjemahkan dari bahasa Spanyol.

Menurut LSM hak asasi manusia Venezuela, JEP, Orozco telah mengalami dua serangan jantung saat ditahan. LSM Foro Penal menambahkan, ada sekitar 882 "tahanan politik" di penjara-penjara Venezuela, sebagaimana dikutip AFP, Selasa (18/11/2025).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!