Inggris Akhiri Penerbangan Pengintaian di Atas Gaza setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Jum'at, 17 Oktober 2025 - 10:01 WIB
Penerbangan tersebut menuai kritik dari para aktivis pro-Palestina, yang berpendapat intelijen yang dikumpulkan pesawat Inggris dapat digunakan oleh Israel dalam operasi militer yang telah menewaskan hampir 68.000 warga Palestina, lapor The National.

Anggota Parlemen Skotlandia dari Partai Hijau Skotlandia, Patrick Harvie, mengatakan, “Penerbangan tersebut menunjukkan partisipasi aktif Inggris dalam, dan memfasilitasi, genosida."

Ia menambahkan mereka yang terlibat "tidak dapat mengklaim tidak menyadari kekejaman yang telah dialami warga Palestina."

Kementerian Pertahanan menegaskan pesawat-pesawat itu "selalu tidak bersenjata" dan tidak memainkan peran tempur, menekankan informasi yang dibagikan dengan otoritas Israel "hanya terbatas pada penyelamatan sandera."

Meskipun operasi pengawasan telah berakhir, Inggris terus mengekspor senjata ke Israel.

Menurut analisis Channel 4, ekspor senjata Inggris ke Israel telah mencapai "rekor tertinggi" dalam beberapa bulan terakhir, dengan lebih dari 300 lisensi ekspor saat ini telah berlaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!