Profil Sujarinee Vivacharawongse, Istri Ke-2 Raja Thailand yang Dituduh Berzina dan 4 Anaknya Tak Diakui

Minggu, 05 Oktober 2025 - 11:15 WIB
Pada awal 1990-an, keluarga Sujarinee tampil beberapa kali dalam acara publik kerajaan, dan media Thailand mulai menyorotnya sebagai “keluarga Putra Mahkota”. Sujarinee kerap menemani Vajiralongkorn dalam upacara resmi, dan anak-anaknya mendapatkan gelar kebangsawanan.

Di mata publik, dia tampak seperti “ratu masa depan”. Namun di balik tembok istana, konflik mengeram.

Tahun 1996 menjadi titik balik dramatis. Pada bulan-bulan awal, Putra Mahkota Vajiralongkorn menuduh Sujarinee berselingkuh dengan perwira udara Thailand—sebuah tuduhan yang tidak pernah diuji di pengadilan, tetapi disiarkan secara terbuka oleh media Thailand. Televisi nasional bahkan menayangkan pernyataan resmi sang pangeran yang menyebut Sujarinee “tidak setia”.

Dalam waktu singkat, Sujarinee dan keempat putranya melarikan diri ke Inggris, lalu menetap di Amerika Serikat. Sementara itu, Vajiralongkorn membawa kembali putri bungsu mereka, Sirivannavari, ke Thailand, dan memberinya status resmi sebagai anggota keluarga kerajaan.

Tidak lama kemudian, gelar kebangsawanan Sujarinee dan keempat putranya dicabut melalui pengumuman resmi kerajaan. Mereka dianggap tidak lagi menjadi bagian dari keluarga kerajaan Thailand.

Setelah pelarian itu, Sujarinee dan keempat putranya menetap di Amerika Serikat dengan nama keluarga Vivacharawongse. Mereka menghindari sorotan media selama bertahun-tahun. Anak-anaknya Sujarinee berhasil menempuh pendidikan tinggi di AS.

Contoh Vacharaesorn bekerja sebagai pengacara di New York, Chakriwat menjadi dokter, Juthavachara dan Vatcharawee juga menetap di AS dan meniti karier profesional di luar lingkaran kerajaan. Namun, belakangan, Vacharaesorn dilaporkan kembali ke Thailand beralih menjadi biksu.

Mereka mempertahankan nama keluarga Vivacharawongse—nama yang tidak memiliki status resmi di Thailand. Selama hampir dua dekade, hubungan mereka dengan ayahnya, Vajiralongkorn, terputus total.

Sujarinee sendiri jarang muncul di publik. Dia hidup relatif tenang di AS, sesekali muncul dalam foto keluarga yang diunggah anak-anaknya. Namun di Thailand, namanya hampir lenyap dari catatan resmi istana, seolah tidak pernah menjadi bagian dari sejarah kerajaan.

Nasib baik dirasakan Sirivannavari Nariratana, putri bungsu Sujarinee. Dia dibawa pulang ke Thailand oleh ayahnya pada 1996. Dia dididik ulang di lingkungan istana dan diberi gelar Putri Kerajaan oleh mendiang Raja Bhumibol Adulyadej. Kini, Sirivannavari menjadi salah satu figur publik paling glamor di Thailand—seorang desainer mode, atlet, dan ikon sosialita.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!