UNIFIL: Kehadiran Israel Halangi Pengerahan Penuh Tentara Lebanon di Selatan

Selasa, 30 September 2025 - 19:14 WIB
Pernyataan ini muncul hampir setahun setelah serangan Israel pada Oktober 2023 di Lebanon meningkat menjadi perang skala penuh pada September 2024, yang menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai sekitar 17.000 orang.

Meskipun kesepakatan gencatan senjata antara Hizbullah dan Israel telah dicapai pada November 2024, Israel telah melakukan lebih dari 4.500 pelanggaran sejak saat itu, menurut data resmi, yang mengakibatkan kematian setidaknya 279 orang dan 624 lainnya luka-luka.

Meskipun Tentara Lebanon terus melakukan penempatan kembali di selatan sesuai dengan kesepakatan, Israel belum menyelesaikan penarikannya.

Sebaliknya, Israel hanya melakukan penarikan mundur sebagian dan mempertahankan kendali atas lima bukit strategis yang direbut selama perang, serta wilayah-wilayah lain yang telah didudukinya selama beberapa dekade.

Baca juga: Pemimpin Gerakan Jihad Islam Tolak Rencana Trump: Hal Itu akan Picu Konflik di Kawasan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!