5 Hari Dilanda Rusuh, Kondisi Jam Malam Dicabut, Nepal Kembali Normal

Sabtu, 13 September 2025 - 14:27 WIB
Oli mengundurkan diri pada hari Selasa tak lama setelah ratusan agitator memasuki kantornya menuntut pengunduran dirinya atas tewasnya setidaknya 19 orang dalam aksi polisi selama protes hari Senin atas korupsi dan larangan media sosial. Larangan media sosial dicabut pada Senin malam.

Data terbaru dari kepolisian Nepal menunjukkan bahwa setidaknya 51 orang, termasuk seorang warga negara India, tewas dalam protes yang dipimpin oleh "Gen Z" yang dimulai pada hari Senin.

Tentara Nepal mengambil alih situasi keamanan setelah Oli mengundurkan diri sebagai perdana menteri.

Segera setelah mengambil alih situasi hukum dan ketertiban, Angkatan Darat mengeluarkan perintah larangan di Lembah Kathmandu dan wilayah lain di negara itu, sambil mengizinkan pergerakan publik pada waktu-waktu tertentu.

Karki ditunjuk sebagai perdana menteri sementara untuk memimpin Nepal melewati krisis politik dan mengawasi pemilihan umum baru.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!