Gempa Guncang Afghanistan, 622 Orang Tewas
Senin, 01 September 2025 - 14:45 WIB
Ia mengatakan mereka menerima "satu pasien setiap lima menit" dan seluruh rumah sakit penuh dengan korban luka.
Menurutnya, 188 korban luka - termasuk perempuan dan anak-anak - dibawa ke rumah sakit dalam beberapa jam terakhir, dan pasien terpaksa berbaring di lantai setelah tempat tidur habis.
Muladad menggambarkan situasi ini sebagai "krisis" yang tak pernah ia duga dan menyatakan keadaan darurat di rumah sakit.
Hampir 250 korban luka telah dibawa ke rumah sakit utama di provinsi tetangga, Nangahar.
Sejauh ini, empat jenazah telah dibawa ke rumah sakitnya, kata Dr. Muladad, yang menambahkan bahwa puluhan jenazah telah dibawa ke klinik lokal lainnya.
Menurutnya, 188 korban luka - termasuk perempuan dan anak-anak - dibawa ke rumah sakit dalam beberapa jam terakhir, dan pasien terpaksa berbaring di lantai setelah tempat tidur habis.
Muladad menggambarkan situasi ini sebagai "krisis" yang tak pernah ia duga dan menyatakan keadaan darurat di rumah sakit.
Hampir 250 korban luka telah dibawa ke rumah sakit utama di provinsi tetangga, Nangahar.
Sejauh ini, empat jenazah telah dibawa ke rumah sakitnya, kata Dr. Muladad, yang menambahkan bahwa puluhan jenazah telah dibawa ke klinik lokal lainnya.
(ahm)
Lihat Juga :