Gempa Guncang Afghanistan, 622 Orang Tewas

Senin, 01 September 2025 - 14:45 WIB
loading...
Gempa Guncang Afghanistan,...
Gempa mengguncang Afghanistan menyebabkan ratusan orang tewas. Foto/X/Press TV
A A A
KABUL - Kementerian Dalam Negeri Taliban melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Afghanistan timur mencapai 622 orang. Lebih dari 1.300 orang terluka, kata kementerian tersebut.

Namun, detailnya masih terus berkembang dan angka-angka ini dapat berubah, terutama mengingat terpencilnya wilayah yang terdampak dan sulitnya akses bagi organisasi bantuan internasional.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Afghanistan merilis pernyataan tentang apa yang mereka ketahui tentang korban jiwa.

"Laporan yang belum dikonfirmasi menunjukkan bahwa hampir 30 orang dari satu desa telah tewas, tetapi sejauh ini belum ada angka pasti mengenai jumlah korban," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Sharafat Zaman dalam pernyataan tersebut.

Tiga desa "hancur total dan mengalami kerusakan parah", tambahnya.

Baca Juga: Siapa Ahmed al-Rahawi? PM Houthi Yaman yang Tewas Dibom Israel

"Beberapa korban luka telah dievakuasi, dan korban yang terjebak di bawah reruntuhan rumah telah ditemukan," ujarnya, seraya menambahkan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di wilayah tersebut.

"Jumlah korban luka dan korban tewas kemungkinan lebih tinggi, tetapi karena akses dan komunikasi di wilayah tersebut terbatas, tim kami masih berada di lapangan. Setelah data akurat terkumpul, Insya Allah, kami akan membagikannya kepada Anda," ujarnya.

Dokter Muladad tidak bisa tidur semalaman karena harus memimpin stafnya untuk merawat gelombang pasien. Ia adalah kepala rumah sakit provinsi di Asadabad, ibu kota provinsi Kunar.

Ia mengatakan mereka menerima "satu pasien setiap lima menit" dan seluruh rumah sakit penuh dengan korban luka.

Menurutnya, 188 korban luka - termasuk perempuan dan anak-anak - dibawa ke rumah sakit dalam beberapa jam terakhir, dan pasien terpaksa berbaring di lantai setelah tempat tidur habis.

Muladad menggambarkan situasi ini sebagai "krisis" yang tak pernah ia duga dan menyatakan keadaan darurat di rumah sakit.

Hampir 250 korban luka telah dibawa ke rumah sakit utama di provinsi tetangga, Nangahar.

Sejauh ini, empat jenazah telah dibawa ke rumah sakitnya, kata Dr. Muladad, yang menambahkan bahwa puluhan jenazah telah dibawa ke klinik lokal lainnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Gempa 7,5 Magnitudo...
Gempa 7,5 Magnitudo Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter Picu Kekhawatiran
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved