Hamas: Warisan Mimpi Buruk Mohammad Deif Hantui Para Penjahat Perang Israel

Senin, 14 Juli 2025 - 18:20 WIB
Baca Juga: Presiden Ini Sudah Berusia 80 Tahun, tapi Ingin Perpanjang Kekuasaannya hingga 40 Tahun Lagi

"Kehadirannya akan tetap menjadi mimpi buruk yang menghantui para penjahat perang dan pencuri, yang tidak akan pernah menikmati kedamaian di tanah Palestina — karena Deif dan saudara-saudaranya telah menulis bab terakhir dalam buku pembebasan Palestina dengan darah mereka," tambahnya.

Deif adalah dalang di balik pengembangan jaringan terowongan Gaza dan arsitek operasi Banjir Al-Aqsa.

Rezim Israel mencoba membunuhnya lebih dari tujuh kali tetapi gagal. Dalam salah satu upaya pembunuhan tersebut, rezim membunuh keluarganya, menghancurkan rumahnya, dan melukainya dengan parah.

Pada 30 Januari 2025, Abu Obeida mengumumkan dalam sebuah pidato pembunuhan Deif di Jalur Gaza selatan, beberapa bulan setelah ia mati syahid.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!