Iran Lanjutkan Program Nuklir setelah Gencatan Senjata dengan Israel

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:29 WIB
“Iran memiliki kapasitas dan kemampuan yang memungkinkannya untuk terus maju dalam industri nuklir tanpa gangguan,” tegasnya.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht Ravanchi mengutuk serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran sebagai tindakan agresi dan kejahatan yang mencolok, seraya menekankan program nuklir damai negara itu tidak akan dihentikan.

Dalam wawancara dengan penyiar ARD Jerman pada hari Minggu, Takht Ravanchi membantah gagasan penghentian aktivitas nuklir Iran, termasuk pengayaan uranium.

Menolak seruan untuk penghentian total program nuklir Iran, ia berkata, "Kami adalah anggota sejati Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT)."

“Iran telah mengupayakan pengayaan uranium untuk penggunaan energi nuklir secara damai atas dasar ini,” katanya dalam program ‘Bericht aus Berlin’.

"Tidak seorang pun dapat memberi tahu kami apa yang harus dan tidak boleh kami lakukan selama kami tetap berada dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir," tegas Takht Ravanchi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!