Rudal-rudal Iran Tembus Jantung Israel, Sudah 16 Warga Zionis Tewas

Senin, 16 Juni 2025 - 07:12 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Amerika tidak ada hubungannya dengan serangan Israel dan Iran dapat menghindari kerusakan lebih lanjut hanya dengan menyetujui kesepakatan nuklir baru.

Serangan Israel menargetkan Kementerian Pertahanan Iran Minggu dini hari setelah menghantam pertahanan udara, pangkalan militer, dan lokasi yang terkait dengan program nuklirnya. Pembunuhan beberapa jenderal tinggi dan ilmuwan nuklir dalam serangan yang ditargetkan menunjukkan bahwa intelijen Israel telah menyusup ke Iran pada level tertinggi.

Israel mengeklaim telah menyerang pesawat pengisian bahan bakar Iran di Mashhad di timur laut, menyebutnya sebagai serangan terjauh yang pernah dilakukan militer. Iran tidak segera mengakui adanya serangan. Video yang diperoleh dan diverifikasi oleh The Associated Press menunjukkan asap mengepul dari kota tersebut.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengatakan kepada CNN bahwa tujuan militernya bukanlah perubahan rezim di Iran."Ini adalah keputusan rakyat Iran," katanya mengacu pada nasib rezim yang berkuasa di Iran.

Iran selalu mengatakan bahwa program nuklirnya bersifat damai, dan AS serta negara-negara lain menilai bahwa Iran tidak pernah mengembangkan senjata nuklir sejak tahun 2003.

Namun, Iran telah memperkaya persediaan uranium yang semakin banyak hingga mendekati tingkat senjata dalam beberapa tahun terakhir dan diyakini memiliki kapasitas untuk mengembangkan banyak senjata dalam beberapa bulan jika Iran memilih untuk melakukannya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!