Rudal-rudal Iran Tembus Jantung Israel, Sudah 16 Warga Zionis Tewas

Senin, 16 Juni 2025 - 07:12 WIB
Sementara itu, di pihak Iran korban tewas mencapai 406 orang dan 654 lainnya terluka, menurut data kelompok hak asasi manusia (HAM) Human Rights Activists yang berbasis di Washington. Namun, Pemerintah Iran belum memberikan angka korban keseluruhan.

Wilayah Timur Tengah sekarang bersiap menghadapi konflik berkepanjangan setelah pengeboman mendadak Israel terhadap situs nuklir dan militer Iran pada Jumat pekan lalu, menewaskan beberapa jenderal tinggi dan ilmuwan nuklir. Tidak ada pihak yang menunjukkan tanda-tanda akan mundur dari pertempuran.

Iran mengatakan Israel menyerang dua kilang minyak, meningkatkan prospek serangan yang lebih luas terhadap industri energi Iran yang mendapat sanksi berat yang dapat memengaruhi pasar global. Teheran juga menyerang kilang minyak utama Israel di Haifa, yang bisa memicu krisis bahan bakar untuk jet-jet tempur Zionis.

Israel, satu-satunya negara bersenjata nuklir yang tidak dideklarasikan di Timur Tengah, mengatakan bahwa mereka melancarkan serangan tersebut untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Kedua negara tersebut telah menjadi musuh bebuyutan selama beberapa dekade.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan jika serangan Israel terhadap Iran berhenti, "maka respons kami juga akan berhenti."

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengkritik Amerika Serikat karena mendukung Israel."Jika tindakan permusuhan Israel berlanjut, responsnya akan lebih tegas dan keras," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!