Gubernur California Melawan, Sebut Trump Bawa AS di Jurang Otoritarianisme

Rabu, 11 Juni 2025 - 12:43 WIB
"Jika beberapa dari kita dapat diculik dari jalan tanpa surat perintah, hanya berdasarkan kecurigaan atau warna kulit, maka tidak seorang pun dari kita yang aman," papar dia.

Dia menjelaskan, “Rezim otoriter mulai dengan menyasar orang-orang yang paling tidak mampu membela diri. Namun, mereka tidak berhenti di situ.”

Newsom berbicara pada hari kelima protes di Los Angeles dan tak lama setelah wali kota Los Angeles, Karen Bass, mengumumkan jam malam untuk beberapa bagian pusat kota yang katanya akan berlangsung selama beberapa hari.

Jam malam berlaku untuk 1 mil persegi (2,6 km persegi) di area pusat kota.

“Jam malam itu berlaku mulai pukul 8 malam pada hari Selasa (10/6/2025) hingga pukul 6 pagi pada hari Rabu (03:00 GMT hingga 13:00 GMT Rabu),” ungkap Bass.

"Banyak bisnis kini telah terpengaruh atau dirusak. Tadi malam, ada 23 bisnis yang dijarah, dan saya pikir jika Anda berkendara melalui pusat kota LA, grafiti ada di mana-mana dan telah menyebabkan kerusakan signifikan pada bisnis dan sejumlah properti," ujar Bass dalam konferensi pers.

Dia menjelaskan, "Jadi pesan saya kepada Anda adalah: Jika Anda tidak tinggal atau bekerja di pusat kota LA, hindari area tersebut. Penegak hukum akan menangkap individu yang melanggar jam malam dan Anda akan dituntut."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!