Pakistan Tembak Jatuh Jet Tempur Rafale India, Indonesia Tetap Beli 42 Unit Rp133,9 Triliun?

Kamis, 15 Mei 2025 - 12:33 WIB
CNN kemudian mengutip seorang pejabat intelijen senior Prancis yang tidak disebutkan namanya yang mengonfirmasi hilangnya satu Rafale milik India, yang menggambarkannya sebagai kemungkinan kerugian tempur pertama dari pesawat canggih tersebut. Insiden tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di Jakarta, di mana kesepakatan Rafale merupakan bagian dari upgrade pertahanan yang lebih luas.

Meskipun mendapat reaksi keras, pejabat senior Indonesia tetap berkomitmen. Dave Laksono, anggota Komisi I DPR yang mengawasi pertahanan, mengatakan: "Klaim yang tidak diverifikasi di zona konflik tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk menilai efektivitas atau kegagalan sistem persenjataan tertentu."

"Bahkan jet paling canggih seperti F-16, F/A-18, dan F-22 pun pernah mengalami insiden ditembak jatuh atau jatuh karena kondisi taktis tertentu. Oleh karena itu, performa Rafale tidak bisa diukur hanya dari satu insiden yang bahkan belum sepenuhnya terkonfirmasi," ujarnya.

Meski demikian, Dave mengakui bahwa kejadian tersebut menawarkan dasar “sah dan konstruktif” untuk “evaluasi".

Para pakar sependapat dengan hal tersebut. Adhi Priamarizki, seorang peneliti di Singapore’s S Rajaratnam School of International Studies, mengatakan: “Rafale adalah salah satu jet tempur terbaik di dunia saat ini…Ini bukan hanya tentang [membeli] platform canggih, tetapi Anda juga membutuhkan penguasaan atau pengetahuan untuk mengoperasikan platform tersebut.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!