PM Pakistan Umumkan Keberhasilan Operasi Melawan India, 10 Mei Jadi Hari Perayaan
Rabu, 14 Mei 2025 - 12:45 WIB
Konflik itu terjadi setelah serangan pada tanggal 22 April terhadap wisatawan di Kashmir yang dikelola India, yang menewaskan 26 warga sipil.
India menuduh Pakistan mendukung serangan itu, tetapi Islamabad membantah terlibat.
Dalam pidato yang disiarkan televisi kepada rakyat pada hari Senin, Perdana Menteri India Narendra Modi berjanji menanggapi dengan tegas setiap "serangan teroris" di masa mendatang, dan memperingatkan New Delhi tidak akan menoleransi "pemerasan nuklir" jika terjadi konflik lebih lanjut dengan Pakistan.
"Jika serangan teroris lain terhadap India dilakukan, tanggapan yang tegas akan diberikan," ujar Modi.
Politisi Pakistan bereaksi keras terhadap komentar Modi.
Geo News melaporkan Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengatakan Modi berbicara seperti "penjudi yang kalah" yang tidak punya apa-apa lagi.
Senator Pakistan Irfan Siddiqui melihat pidato Modi sebagai "pengakuan yang jelas atas kekalahan yang memalukan".
India menuduh Pakistan mendukung serangan itu, tetapi Islamabad membantah terlibat.
Dalam pidato yang disiarkan televisi kepada rakyat pada hari Senin, Perdana Menteri India Narendra Modi berjanji menanggapi dengan tegas setiap "serangan teroris" di masa mendatang, dan memperingatkan New Delhi tidak akan menoleransi "pemerasan nuklir" jika terjadi konflik lebih lanjut dengan Pakistan.
"Jika serangan teroris lain terhadap India dilakukan, tanggapan yang tegas akan diberikan," ujar Modi.
Politisi Pakistan bereaksi keras terhadap komentar Modi.
Geo News melaporkan Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengatakan Modi berbicara seperti "penjudi yang kalah" yang tidak punya apa-apa lagi.
Senator Pakistan Irfan Siddiqui melihat pidato Modi sebagai "pengakuan yang jelas atas kekalahan yang memalukan".
Lihat Juga :