Mengapa Kashmir Jadi Pusat Ketegangan antara India dan Pakistan?

Kamis, 24 April 2025 - 15:15 WIB
Pada April 2025, serangan kelompok bersenjata di wilayah Pahalgam, Kashmir India, menewaskan 26 orang dan melukai 17 lainnya.

Kelompok bersenjata yang mengaku bertanggung jawab dituding memiliki hubungan dengan organisasi berbasis di Pakistan.

Sebagai respons, India menangguhkan Perjanjian Air Indus dan menurunkan hubungan diplomatik dengan Pakistan.

Ketegangan ini meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik antara dua negara bersenjata nuklir.

7. Dimensi Internasional



Konflik Kashmir menarik perhatian global karena potensi eskalasinya antara dua negara bersenjata nuklir.

Organisasi internasional dan negara-negara besar telah menyerukan dialog dan penyelesaian damai, namun upaya mediasi sering kali terhambat oleh ketegangan bilateral dan kepentingan nasional masing-masing pihak.

8. Dampak terhadap Penduduk Sipil



Penduduk Kashmir telah lama menderita akibat konflik ini. Banyak yang mengalami pelanggaran hak asasi manusia, pengungsian, dan kerugian ekonomi.

Ketegangan yang terus-menerus juga menghambat pembangunan dan stabilitas di wilayah tersebut.

Kashmir tetap menjadi titik panas dalam hubungan India-Pakistan karena kombinasi faktor sejarah, agama, politik, dan keamanan.

Penyelesaian damai memerlukan dialog terbuka, penghormatan terhadap hak-hak penduduk Kashmir, dan komitmen dari kedua negara untuk menghindari kekerasan.

Baca juga: Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia, Bagai Langit dan Bumi?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!