Ikuti Langkah AS, Jerman Terapkan Kebijakan Anti-Islam dengan Mendeportasi Aktivis Pro-Palestina

Rabu, 02 April 2025 - 10:10 WIB
Baca Juga: 2 Negara Anggota NATO Akan Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina

Menurut laporan tersebut, perintah deportasi, yang dikeluarkan berdasarkan hukum migrasi Jerman, dikeluarkan meskipun ada keberatan internal dari kepala badan imigrasi negara bagian Berlin dan didorong oleh tekanan politik.

Orang-orang tersebut dituduh mendukung "terorisme dan anti-Semitisme", dengan tuduhan termasuk meneriakkan slogan-slogan terlarang atau konfrontasi kecil dengan polisi. Mereka menentang keputusan tersebut, mengutuk apa yang mereka gambarkan sebagai Jerman yang "mempersenjatai hukum migrasi."

Email internal yang diperoleh The Intercept mengungkap tekanan politik di balik keputusan deportasi, meskipun ada penolakan dari pejabat imigrasi di Berlin.

Perintah tersebut diharapkan berlaku dalam waktu kurang dari sebulan. Keputusan tersebut telah memicu reaksi keras, dengan para kritikus menyebutnya sebagai serangan terhadap kebebasan berbicara dan bertanya apakah Jerman mengikuti jejak pemerintahan Trump.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!