Kemlu Sangkal Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:06 WIB
“Kami berupaya dengan segala cara untuk melaksanakan visi presiden AS, dan kami akan mengizinkan setiap penduduk Gaza yang ingin pindah ke negara ketiga untuk melakukannya,” ujar Katz.

Menurut N12, telah terjadi peningkatan tajam dalam jumlah warga Gaza yang meninggalkan wilayah itu.

Sejak awal bulan, 1.000 penduduk telah meninggalkan daerah kantong itu, dengan 600 lainnya diperkirakan akan meninggalkannya pekan ini.

Sejak pecahnya perang genosida oleh Israel, total 35.000 warga Gaza telah meninggalkan Jalur Gaza secara permanen.

Mereka yang telah meninggalkannya sejauh ini termasuk individu yang membutuhkan perawatan medis dan keluarga mereka, warga negara ganda, dan pemegang izin tinggal dari negara ketiga.

Sebelum keberangkatan, mereka dikumpulkan di titik yang ditentukan dan menjalani pemeriksaan keamanan oleh Badan Keamanan Israel (Shin Bet) di persimpangan Kerem Shalom.

Setelah mendapat izin, mereka melanjutkan perjalanan ke persimpangan perbatasan Rafah, Jembatan Allenby, atau Bandara Ramon.

Orang-orang yang berangkat diberitahu, kepulangan kembali mereka tidak akan dijamin. Rezim apartheid Israel memiliki tujuan mengusir warga Palestina di Gaza secara permanen.

Baca juga: AS Beri Israel Semua Senjata yang Dibutuhkan untuk Lanjutkan Genosida di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!