Warga Maroko Dipenjara karena Kritik Arab Saudi terkait Genosida Gaza

Selasa, 25 Maret 2025 - 21:31 WIB
Menurut jaksa penuntut, unggahan tersebut menggambarkan penusukan lima orang di Tel Aviv pada akhir Januari sebagai awal dari "kampanye rasis yang diberkati."

Dia juga dituduh mengunggah foto penyerang dan memuji identitas Maroko-nya. "Pengadilan menganggap ini sebagai dukungan terhadap aksi teroris," ungkap pengacaranya, seraya menambahkan dia juga akan mengajukan banding atas putusan yang "keras" tersebut.

Al Adl Wal Ihssane secara luas dianggap sebagai kelompok Islam terbesar di Maroko dan merupakan pendukung vokal perlawanan Palestina terhadap rezim apartheid Israel.

Baca juga: Pasukan Israel Kepung 50.000 Warga Palestina di Rafah, Pengungsi yang Terluka Berdarah hingga Tewas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!