Dominasi Kapal Induk AS Segera Berakhir, China Sedang Bangun Tipe 004 yang Mampu Angkut 100 Jet Tempur

Rabu, 19 Maret 2025 - 15:11 WIB
Namun, perkembangan ini juga menghadirkan tantangan. Pembangunan dan pemeliharaan kapal induk bertenaga nuklir memerlukan investasi besar dan keahlian teknologi canggih. China harus mengatasi rintangan ini sebelum mengerahkan armada operasional kapal bertenaga nuklir.

Selain itu, perluasan semacam itu dapat meningkatkan ketegangan dengan Amerika Serikat dan sekutunya, yang memantau dengan saksama kemampuan militer China yang terus berkembang.

4. Perlu Mengembangkan Sistem Pertahanan Canggih untuk Melindungi Kapal Induk

Melansir Army Recognition, masalah utama lainnya adalah perlindungan kapal-kapal besar ini terhadap ancaman modern, khususnya rudal antikapal jarak jauh. Kemampuan China untuk mengembangkan sistem pertahanan canggih, seperti laser, peperangan elektronik, dan rudal pencegat, akan sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup kapal induknya dalam potensi konflik.

Lebih jauh lagi, mengintegrasikan teknologi intelijen, pengawasan, dan pengintaian waktu nyata untuk mendeteksi dan melawan ancaman akan menjadi tantangan strategis yang besar.

5. Berambisi Menjadi Kekuatan Maritim Global

Dalam waktu dekat, pasukan serang angkatan laut China yang dilengkapi dengan beberapa kapal induk bertenaga nuklir dapat berfungsi sebagai penyeimbang kehadiran AS di Pasifik. Sementara angkatan laut China saat ini lebih dibedakan oleh ukuran armadanya daripada kemampuan teknologinya, kesenjangan ini dapat menyempit dengan adopsi teknologi nuklir canggih.

Dengan keunggulan strategis dan teknologi, kemajuan pesat angkatan laut China menyoroti ambisinya yang jelas untuk menjadikan dirinya sebagai kekuatan maritim yang dominan di panggung global.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!