Hamas: AS Ingin Hentikan Perang Gaza

Selasa, 11 Maret 2025 - 03:30 WIB
Fase enam minggu pertama dari kesepakatan gencatan senjata berakhir pada awal Maret tanpa Israel setuju untuk beralih ke fase kedua atau menghentikan perang.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berupaya untuk memperpanjang fase pertama pertukaran tahanan untuk mengamankan pembebasan lebih banyak tawanan Israel tanpa memenuhi kewajiban militer atau kemanusiaan yang diuraikan dalam perjanjian, yang menenangkan kelompok garis keras dalam pemerintahannya.

Namun, Hamas menolak pendekatan ini dan bersikeras agar Israel mematuhi ketentuan gencatan senjata, mendesak para mediator untuk mendorong negosiasi segera pada tahap kedua, yang mencakup penarikan penuh Israel dan diakhirinya perang.

Kesepakatan gencatan senjata telah berlaku sejak Januari, menghentikan perang genosida Israel di Gaza, yang telah menewaskan hampir 48.500 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan meninggalkan daerah kantong itu dalam reruntuhan.

November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas perangnya di daerah kantong itu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!