Ada Bukti Baru yang Kredibel, Misteri Tragedi Malaysia Airlines MH370 Segera Terpecahkan
Minggu, 22 Desember 2024 - 10:43 WIB
Upaya pencarian multinasional gagal menemukan pesawat itu tetapi puing-puingnya terdampar di pantai Afrika Timur dan pulau-pulau di Samudra Hindia.
Pencarian pribadi pada tahun 2018 oleh Ocean Infinity juga tidak membuahkan hasil.
Namun, Thomas mengatakan kepada 1News, Minggu (22/12/2024): "Kami memiliki bukti baru yang kredibel dalam bentuk teknologi yang telah dikembangkan oleh Richard Godfrey—seorang insinyur kedirgantaraan Inggris—yang disebut Weak Signal Propagation Reporter."
Thomas telah bekerja dengan Godfrey selama empat setengah tahun terakhir pada teknologi tersebut.
"Sederhananya, operator radio amatir mengirimkan sinyal ke seluruh dunia setiap hari, jumlahnya jutaan. Ketika sebuah pesawat terbang melewati sinyal-sinyal tersebut, ia mengganggu sinyal tersebut. Sejak 2009, semua sinyal gelombang radio ini telah disimpan dalam basis data internasional yang dapat diakses oleh siapa saja,” paparnya.
Dengan teknologi ini, Godfrey telah mampu melacak kembali penerbangan MH370 dari lokasi terakhirnya yang diketahui dan menciptakan jalur penerbangan baru.
"Sekarang jalur penerbangan itu memiliki titik akhir—1.560 km di sebelah barat Perth di Australia Barat,” ujarnya.
Dengan ditemukannya area pencarian tertentu, perusahaan riset lain seperti Ocean Infinity, dapat menggunakan kapal untuk menyisir area tersebut dengan teknologi pemindaian baru.
Pencarian pribadi pada tahun 2018 oleh Ocean Infinity juga tidak membuahkan hasil.
Namun, Thomas mengatakan kepada 1News, Minggu (22/12/2024): "Kami memiliki bukti baru yang kredibel dalam bentuk teknologi yang telah dikembangkan oleh Richard Godfrey—seorang insinyur kedirgantaraan Inggris—yang disebut Weak Signal Propagation Reporter."
Thomas telah bekerja dengan Godfrey selama empat setengah tahun terakhir pada teknologi tersebut.
"Sederhananya, operator radio amatir mengirimkan sinyal ke seluruh dunia setiap hari, jumlahnya jutaan. Ketika sebuah pesawat terbang melewati sinyal-sinyal tersebut, ia mengganggu sinyal tersebut. Sejak 2009, semua sinyal gelombang radio ini telah disimpan dalam basis data internasional yang dapat diakses oleh siapa saja,” paparnya.
Dengan teknologi ini, Godfrey telah mampu melacak kembali penerbangan MH370 dari lokasi terakhirnya yang diketahui dan menciptakan jalur penerbangan baru.
"Sekarang jalur penerbangan itu memiliki titik akhir—1.560 km di sebelah barat Perth di Australia Barat,” ujarnya.
Dengan ditemukannya area pencarian tertentu, perusahaan riset lain seperti Ocean Infinity, dapat menggunakan kapal untuk menyisir area tersebut dengan teknologi pemindaian baru.
Lihat Juga :