Kisruh Darurat Militer, Jenderal Top Korsel Waspadai Ancaman Korut

Rabu, 04 Desember 2024 - 14:15 WIB
Tentara menggelar parade militer di Pyongyang, Korea Utara. Foto/anadolu
SEOUL - Jenderal berpangkat tinggi Korea Selatan (Korsel) telah meminta militer waspada terhadap potensi ancaman dari Korea Utara (Korut).

Ketua Kepala Staf Gabungan (JCS) Korsel Laksamana Kim Myung-soo meminta pasukan "menjaga keselamatan publik" dan "mempertahankan sikap siaga yang tegas sehingga Korea Utara tidak akan membuat penilaian yang salah," menurut laporan Kantor Berita Yonhap yang didanai negara.



Kim membuat komentar tersebut dalam pertemuan darurat para pemimpin militer setelah Yoon mencabut deklarasi darurat militernya semalam menyusul pemungutan suara bulat di Majelis Nasional untuk membatalkan perintah tersebut.

Korea Utara dan Korea Selatan memiliki hubungan yang tegang dan secara teknis masih berperang setelah pertempuran dalam Perang Korea 1950-53 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

Sementara itu, Robert Kelly, profesor hubungan internasional di Universitas Nasional Pusan Korea Selatan, mengatakan, “Presiden Yoon Suk-yeol hampir pasti akan dipaksa mengundurkan diri."

"Dalam pekan depan, mungkin dua pekan. Saya akan terkejut jika dia bisa bertahan,” ujar Kelly kepada Al Jazeera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!