Ada Apa di Balik Mohammed bin Salman Peringatkan Israel Tak Serang Iran?

Kamis, 14 November 2024 - 08:31 WIB
Tahun berikutnya, Riyadh dan Teheran memutuskan hubungan setelah serangan terhadap misi diplomatik Saudi di Iran selama protes atas eksekusi ulama Syiah Nimr al-Nimr oleh Riyadh.

Namun, pada Maret 2023, mereka mengumumkan kesepakatan pemulihan hubungan yang ditengahi oleh China.

Meskipun masih ada masalah dalam hubungan yang rumit ini, pemulihan hubungan tersebut merupakan pencapaian diplomatik yang penting bagi Pangeran Mohammed bin Salman, yang telah mengambil pendekatan yang lebih mendamaikan terhadap diplomasi regional dalam beberapa tahun terakhir.

Arab Saudi dan Iran telah mempertahankan kontak tingkat tinggi sebagai bagian dari upaya untuk menahan perang yang pecah di Gaza menyusul serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya di Israel selatan pada 7 Oktober 2023.

Apa di Balik Mohammed bin Salman Bela Iran?



Mehran Kamrava, profesor di Universitas Georgetown Qatar, mengatakan kepada Sputnik, Kamis (14/11/2024), berpendapat bahwa sikap calon raja Arab Saudi itu terkait dengan langkah presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump.

"Ini tentu saja merupakan perkembangan yang menarik," kata Kamrava.

Dia mengatakan keputusan Trump untuk mengangkat politisi anti-Iran ke posisi-posisi kunci kebijakan luar negeri dapat membuat Israel semakin berani untuk meningkatkan serangan terhadap Iran dan memicu perang regional yang lebih besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!