Ada Apa di Balik Mohammed bin Salman Peringatkan Israel Tak Serang Iran?

Kamis, 14 November 2024 - 08:31 WIB
"Apa yang kita lihat adalah upaya Arab Saudi untuk menunjukkan ketidaksenangan dan ketidaksetujuannya terhadap potensi perluasan konflik," kata pakar tersebut.

Mohammed bin Salman (MBS), kata Kamrava, meletakkan dasar untuk de-eskalasi, memberi Iran kesempatan "untuk mundur dengan anggun" dari konflik dengan Israel.

"Iran kini telah memperbarui popularitasnya di jalanan Arab karena menjadi satu-satunya tentara reguler yang menyerang Israel setelah 1973," lanjut profesor tersebut, yang menunjukkan bahwa kata-kata MBS juga merupakan bentuk dukungan kepada Teheran.

"Ini adalah bagian dari tanda regional yang lebih luas yang sedang dikirim ke Washington sehubungan dengan kebijakan Timur Tengahnya secara keseluruhan," papar Kamrava.

Sementara itu, pada bulan Oktober, Arab Saudi dan Iran mengadakan latihan Angkatan Laut bersama di Laut Oman—yang entah kenapa kemudian dibantah oleh Riyadh.

MBS dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga berbicara melalui telepon sehari sebelum pertemuan puncak di Arab Saudi.

Pada 10 November, pejabat tinggi militer Arab Saudi juga mengunjungi Teheran untuk bertemu dengan mitranya dari Iran.

"Sinyal-sinyal ini penting dan signifikan," kata Kamrava.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!