Presiden Baru Iran Ingin Bangun Ibu Kota Baru, Berikut 3 Alasannya
Minggu, 08 September 2024 - 22:50 WIB
Sekadar memberi tahu penduduk bahwa mereka harus pindah dari Teheran tidak akan berhasil, dan pemerintah "harus pergi sendiri terlebih dahulu agar rakyat mengikuti kita," kata Pezeshkian.
Baca Juga: Filipina Tangkap Pendeta yang Mengaku Anak Tuhan karena Mengendalikan Perdagangan Seks
"Pembangunan negara lebih lanjut tidak mungkin dilakukan jika tren saat ini terus berlanjut, ketika kita membawa sumber daya dari selatan negara dan laut ke pusat, mengubahnya menjadi produk di sana, dan mengirimkannya kembali ke selatan untuk diekspor," kata presiden.
Keadaan seperti itu "sangat melemahkan dan mengurangi daya saing kita, dan kita tidak punya pilihan lain selain memindahkan pusat ekonomi dan politik negara ke selatan dan lebih dekat ke laut," tegasnya.
Baca Juga: Filipina Tangkap Pendeta yang Mengaku Anak Tuhan karena Mengendalikan Perdagangan Seks
2. Ibu Kota Baru di Dekat Teluk Persia sebagai Rute Perdagangan Utama
Ada pula alasan ekonomi untuk mencari ibu kota baru yang lebih dekat ke Teluk Persia, yang dilalui rute perdagangan utama, tegasnya."Pembangunan negara lebih lanjut tidak mungkin dilakukan jika tren saat ini terus berlanjut, ketika kita membawa sumber daya dari selatan negara dan laut ke pusat, mengubahnya menjadi produk di sana, dan mengirimkannya kembali ke selatan untuk diekspor," kata presiden.
Keadaan seperti itu "sangat melemahkan dan mengurangi daya saing kita, dan kita tidak punya pilihan lain selain memindahkan pusat ekonomi dan politik negara ke selatan dan lebih dekat ke laut," tegasnya.
Lihat Juga :