Khaled Mashal, Calon Pemimpin Hamas yang Pernah Selamat dari Misi Pembunuhan Mossad Israel

Senin, 05 Agustus 2024 - 17:15 WIB
Mashal juga diketahui sebagai salah satu anggota pendiri biro politik Hamas. Dia bahkan terpilih sebagai ketua pada 1996 menggantikan Mousa Mohammed Abu Marzook yang dipenjara.

Saat menjadi ketua biro politik Hamas, Mashal sering menjadi target pembunuhan oleh intelijen dan militer Israel.

Satu peristiwa paling membekas dalam dirinya adalah ketika selamat dari upaya pembunuhan Mossad di Yordania pada 1997.

Mengutip Washington Post, Senin (5/8/2024), insiden itu terjadi tak lama setelah Mashal ditunjuk menjadi kepala biro politik Hamas. Pelakunya sendiri adalah Mossad, badan intelijen luar negeri Israel.

Suatu hari, Mashal tengah berada di sebuah jalan di Amman, Yordania. Tiba-tiba, salah satu bagian telinganya disemprot dengan cairan beracun.

Untungnya, Mashal masih berhasil bertahan hidup. Setelah itu, Raja Hussein dari Yordania menangkap agen Mossad yang bertanggung jawab.

Dia pun mengancam akan membatalkan perjanjian damai yang baru dibuat dengan Israel apabila Mossad tidak memberikan penawar racun yang dipakai kepada Mashal.

Setelah mencapai kesepakatan, para agen itu dibebaskan dengan imbalan permintaan maaf atas pembunuhan yang gagal dan pembebasan 20 tahanan Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!