Salat Ghaib untuk Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Digelar di Berbagai Negara

Jum'at, 02 Agustus 2024 - 20:15 WIB
Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir menanggapi tindakan tersebut di X, dengan mengatakan, "Perwakilan Kedutaan Besar Turki di Israel diundang untuk menurunkan bendera sepenuhnya dan kembali ke rumah."

Kementerian Luar Negeri Israel memanggil wakil duta besar Turki untuk memberikan teguran.

Pemakaman simbolis diadakan di ibu kota Lebanon, Beirut, saat kemarahan para pendukung Hizbullah memuncak atas pembunuhan Shukr dan Haniyeh.

“Perasaan di sini adalah bahwa kita bisa melihat eskalasi karena kelompok poros perlawanan yang berpihak pada Iran menjanjikan tanggapan,” ungkap Zeina Khodr dari Al Jazeera, melaporkan dari Beirut.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memimpin upacara pemakaman umum untuk Haniyeh di Teheran pada Kamis, sebelum peti jenazah diangkut ke Doha.

Sebelumnya, dia mengancam akan memberikan “hukuman keras” atas pembunuhannya.

Melaporkan dari Teheran, Dorsa Jabbari dari Al Jazeera mengatakan satu komite khusus yang mencakup pasukan intelijen Iran, Garda Revolusi, dan kepolisian dibentuk untuk menyelidiki pembunuhan tersebut, yang merupakan “salah satu kegagalan intelijen dan keamanan terbesar dalam sejarah terkini negara tersebut”.

Baca juga: Rusia Sebut Dalang Pembunuhan Ismail Haniyeh Andalkan Keterlibatan AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!