Houthi Yaman Gunakan Senjata Baru dalam Operasi Terkini di Laut Merah

Kamis, 20 Juni 2024 - 21:30 WIB
Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, juga mengatakan pada Senin bahwa serangan itu menewaskan “seorang anggota kru yang berasal dari Filipina.”

Kelompok Houthi mengklaim kapal tersebut menjadi sasaran karena melanggar larangan mereka memasuki pelabuhan Haifa yang diduduki dan karena mematikan Sistem Identifikasi Otomatis saat transit di Laut Merah.

Pihak berwenang Sanaa telah memperingatkan perusahaan-perusahaan maritim memperhatikan pembatasan mereka, dan menekankan perusahaan-perusahaan ini “bertanggung jawab penuh atas keselamatan kapal dan awak mereka.”

Dalam beberapa bulan terakhir, angkatan bersenjata Yaman telah menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah dan Teluk Aden dengan rudal dan drone, sebagai solidaritas terhadap Gaza yang digempur militer Israel yang didukung Amerika Serikat (AS).

Selain itu, Houthi menyatakan semua kapal AS dan Inggris sebagai sasaran militer sebagai respons terhadap serangan udara AS dan Inggris di Yaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!