Siapa Abu Hafs al-Hashimi al-Qurayshi? Pemimpin ISIS Berambisi Menyebar Teror ke Seluruh Eropa

Senin, 25 Maret 2024 - 23:23 WIB
Mengingat kondisi ini, Abu Hafs al-Hashimi al-Qurayshi kemungkinan besar menghadapi tekanan serius dari afiliasinya untuk menunjukkan eksistensi. Namun karena tingginya tingkat perpindahan dan tekanan dari begitu banyak pemain internasional di Suriah, serangan skala besar hanya akan menambah tekanan militer yang sudah dirasakan oleh sisa-sisa ISIS di negara tersebut.

"Jika hal ini benar, pertanyaan utamanya adalah apakah kelompok-kelompok afiliasi di Afrika dan Asia Selatan yang masih hidup dan sehat akan tetap bersama organisasi ISIS sambil menunggu waktunya, mencari anggota baru dan menunggu tekanan dari luar mereda," ungkap Prowant.

4. Ekspansi Teror ke Eropa hingga Afrika



Foto/Reuters

Pada Februari 2024 lalu, beberapa panel dari negara anggota PBB menilai bahwa tekanan serius dari operasi kontra-terorisme di Suriah dan Irak meningkatkan kemungkinan ISIS memindahkan kepemimpinan dan “pusat gravitasinya” ke Afrika atau Afghanistan, dan kemungkinan besar terjadi di Afrika. Itu juga membuka peluang ekspansi teror ke Eropa.

Di Afrika Barat dan Sahel, panel tersebut mengatakan, “kekerasan dan ancaman kembali meningkat” di zona konflik, sehingga meningkatkan kekhawatiran di antara negara-negara anggota PBB. Para ahli menunjuk pada “defisit kemampuan kontraterorisme,” yang terus dieksploitasi oleh ISIS dan kelompok afiliasi al-Qaeda.

“Situasinya menjadi semakin rumit dengan menyatunya perselisihan etnis dan regional dengan agenda dan operasi kelompok-kelompok ini,” kata mereka.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!