4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:03 WIB
loading...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
Ribuan anggota ISIS dipindahkan ke Irak. Foto/x
A A A
DAMASKUS - Irak telah menerima ribuan tahanan yang terkait dengan ISIS dari Suriah, yang mulai dipindahkan oleh militer AS bulan lalu, menurut laporan media. Pemindahan ini menyusul kesepakatan di mana pemerintah Suriah dan pasukan pimpinan Kurdi mencapai kesepakatan, memulihkan kendali Damaskus atas wilayah-wilayah penting di timur laut di tengah penarikan bertahap pasukan AS dari wilayah tersebut.

Seorang pejabat Irak yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada AFP pada hari Selasa bahwa 4.500 tahanan yang terkait dengan ISIS telah dipindahkan sejauh ini sebagai bagian dari rencana pimpinan AS yang pada akhirnya dapat memindahkan hingga 7.000 tersangka.

Para tahanan tersebut dilaporkan termasuk warga negara Irak, Suriah, dan warga negara asing yang ditangkap atau ditahan oleh pasukan Kurdi selama pertempuran melawan kelompok teroris tersebut.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS dan dipimpin Kurdi sebelumnya mengendalikan banyak lokasi penahanan dan telah menjadi proksi utama Washington selama kampanyenya melawan ISIS, yang semakin kuat di Suriah dan Irak pada tahun 2014.

Kesepakatan antara Damaskus dan SDF, disertai dengan gencatan senjata, terjadi setelah berminggu-minggu bentrokan mematikan. Gencatan senjata yang diumumkan Kementerian Pertahanan Suriah pada akhir Januari memicu kerusuhan, termasuk pelarian massal dari salah satu fasilitas penahanan, yang mendorong Washington merencanakan pemindahan ribuan tersangka ke fasilitas yang lebih aman di Irak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved