Presiden Kosovo Tuding Rusia Incar Balkan sebagai Front Baru Melawan Barat

Sabtu, 02 Maret 2024 - 19:01 WIB
“Saya pikir para diktator tidak memikirkan rakyatnya sendiri. (Mantan Presiden Yugoslavia Slobodan) Milosevic juga kehilangan ratusan ribu tentaranya, tapi dia menjaga dirinya sendiri. Putin juga hanya memikirkan dirinya sendiri, bukan ratusan ribu tentaranya. tentara,” katanya.

Osmani yang mendukung penerapan sanksi terhadap Rusia menyatakan bahwa ada perang yang sangat melanggar hukum di Ukraina.

Baca Juga: Biadab! Israel Kerahkan Drone, Tank dan Sniper saat Membantai Warga Gaza yang Mengantre Makanan

Dia mencatat bahwa bahkan perang di negara yang jauh mempengaruhi seluruh dunia secara ekonomi, dan menyebut perang Rusia-Ukraina sebagai contohnya.

Dengan menyoroti pentingnya Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam, Osmani mengatakan hal ini menunjukkan bahwa diplomasi dapat fokus tidak hanya pada keamanan tetapi juga pada perekonomian.

Osmani menekankan bahwa sangat sulit untuk memilih perdamaian di masa perang dan mencatat bahwa negaranya menganjurkan perundingan damai untuk mengakhiri Perang Kosovo sesegera mungkin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!