Hizbullah Akan Hentikan Serangan jika Hamas Setujui Gencatan Senjata Ramadan

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:57 WIB
Namun jika Israel terus menembaki Lebanon, Hizbullah tidak akan ragu untuk melanjutkan pertempuran, kata kedua sumber tersebut. Kantor media Hizbullah tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan awal bulan ini bahwa serangan kelompok tersebut terhadap Israel hanya akan berakhir ketika “agresi” Israel terhadap Gaza berakhir.

Baca Juga: Apakah Ambisi Pangeran Mohammed bin Salman sebagai Mediator Perdamaian Ukraina dan Rusia Akan Berhasil?

Hizbullah adalah salah satu dari beberapa kelompok yang bersekutu dengan Iran di Timur Tengah yang telah terlibat sejak perang Gaza dimulai, melakukan kampanye yang mereka katakan bertujuan untuk mendukung warga Palestina yang dibombardir Israel di Gaza.

Kelompok Houthi di Yaman telah menembaki kapal-kapal di Laut Merah, sehingga memicu serangan AS terhadap kelompok tersebut, dan kelompok-kelompok Irak yang didukung Iran telah menembaki pasukan AS di pangkalan-pangkalan di Irak, Suriah, dan Yordania. Serangan pesawat tak berawak akhir bulan lalu di timur laut Yordania menewaskan tiga tentara AS, yang memicu serangan balasan AS.

Di Lebanon, serangan udara dan rudal Israel telah menewaskan hampir 200 pejuang Hizbullah dan hampir 50 warga sipil. Serangan dari Lebanon ke Israel telah menewaskan belasan tentara Israel dan setengah jumlah warga sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!