3 Deretan Kapal yang Pasti Babak Belur Lewati Laut Merah
Senin, 26 Februari 2024 - 22:22 WIB
“Tindakan ini diambil untuk melindungi kebebasan navigasi dan membuat perairan internasional lebih aman dan terjamin bagi Angkatan Laut AS dan kapal dagang,” kata CENTCOM.
Tindakan tersebut terjadi sehari setelah pasukan AS dan Inggris melancarkan serangan terbaru mereka terhadap sasaran Houthi di Yaman, termasuk menyerang fasilitas penyimpanan senjata, sistem pertahanan udara, dan sistem drone.
Kelompok Houthi telah melancarkan serangan sejak November yang menargetkan kapal-kapal di Laut Merah sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza.
Foto/Reuters
Kelompok Houthi berulang kali berhasil menargetkan kapal Inggris di Laut Merah. Itu menimbulkan keraguan atas efektivitas tiga gelombang serangan AS-Inggris terhadap lokasi rudal milik kelompok tersebut di Yaman.
Pemimpin Houthi, Abdul-Malik al-Houthi, mengatakan dalam pidatonya di televisi bahwa kelompok tersebut akan “berusaha untuk meningkatkan eskalasi lebih lanjut jika agresi barbar dan brutal terhadap Gaza tidak berhenti”.
Salah satu kapal Inggris yang diserang Houthi adalah Morning Tide. Perusahaan keamanan Ambrey melaporkan sebelumnya kapal Inggris yang mengibarkan bendera Barbados “mengalami kerusakan ringan di pelabuhannya” 57 mil laut dari pantai Hodeidah, tanpa ada korban jiwa. Kapal melanjutkan perjalanannya.
Tindakan tersebut terjadi sehari setelah pasukan AS dan Inggris melancarkan serangan terbaru mereka terhadap sasaran Houthi di Yaman, termasuk menyerang fasilitas penyimpanan senjata, sistem pertahanan udara, dan sistem drone.
Kelompok Houthi telah melancarkan serangan sejak November yang menargetkan kapal-kapal di Laut Merah sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza.
3. Kapal Berbendera Inggris
Foto/Reuters
Kelompok Houthi berulang kali berhasil menargetkan kapal Inggris di Laut Merah. Itu menimbulkan keraguan atas efektivitas tiga gelombang serangan AS-Inggris terhadap lokasi rudal milik kelompok tersebut di Yaman.
Pemimpin Houthi, Abdul-Malik al-Houthi, mengatakan dalam pidatonya di televisi bahwa kelompok tersebut akan “berusaha untuk meningkatkan eskalasi lebih lanjut jika agresi barbar dan brutal terhadap Gaza tidak berhenti”.
Salah satu kapal Inggris yang diserang Houthi adalah Morning Tide. Perusahaan keamanan Ambrey melaporkan sebelumnya kapal Inggris yang mengibarkan bendera Barbados “mengalami kerusakan ringan di pelabuhannya” 57 mil laut dari pantai Hodeidah, tanpa ada korban jiwa. Kapal melanjutkan perjalanannya.
(ahm)
Lihat Juga :