Siapa Omar Ayub Khan? Politikus Kepercayaan Mantan PM Imran Khan yang Dijagokan Jadi Pemimpin Pakistan

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:15 WIB
Baca Juga: Partai-partai Musuh PM Imran Khan Bentuk Koalisi Pemerintah Baru Pakistan

2. Terjerat 21 Skandal Hukum

Menurut laporan media lokal, ada 21 kasus yang diajukan terhadap Ayub, termasuk beberapa kasus terkait dengan protes besar-besaran yang terjadi setelah penangkapan Khan pada Mei lalu. Tuduhan tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengadili Khan—yang juga menghadapi lebih dari 180 tuntutan pidana—dan rekan-rekannya untuk mengurangi pengaruh PTI dan meningkatkan kekuatan militer.

Ayub bersembunyi ketika polisi mulai menangkap tokoh-tokoh PTI dan kontak mereka—termasuk orang-orang yang punya hubungan dengan Ayub, seperti sekretaris pribadinya dan rekan bisnisnya—setelah terjadinya protes yang diwarnai kekerasan pada Mei lalu.

Selain dakwaan yang diajukan terhadapnya, Ayub juga menghadapi bentuk intimidasi lain dari pihak berwenang, termasuk dipukuli oleh polisi pada tahun 2022 saat demonstrasi PTI dan rumahnya digerebek pada Mei lalu.

Terlepas dari tuntutan pidananya, Ayub masih memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai perdana menteri.

Ayub, yang diangkat menjadi Sekretaris Jenderal PTI tahun lalu, mengatakan fokusnya jika menjadi Perdana Menteri adalah membebaskan tahanan politik.

“Prioritas pertama kami sebagai sebuah kelompok adalah agar Perdana Menteri Imran Khan sahib, Wakil Ketua Makhdoom Shah Mahmood Qureishi sahib, Presiden Chaudhry Pervez Ellahi sahib dan semua tahanan politik perempuan dan laki-laki kami segera dibebaskan dari Penjara,” tulis Ayub di X minggu ini. .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!