Hamas Kecam Rencana Israel Hendak Bangun Permukiman Yahudi di Gaza

Senin, 29 Januari 2024 - 15:59 WIB
Israel menarik militer dan pemukimnya dari Gaza pada tahun 2005 setelah pendudukan selama 38 tahun, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya tidak bermaksud untuk mempertahankan kehadiran permanen lagi, namun Israel akan mempertahankan kontrol keamanan untuk jangka waktu yang tidak terbatas.

Konferensi ini diselenggarakan oleh organisasi sayap kanan Nahala, yang mengadvokasi perluasan pemukiman Yahudi di wilayah-wilayah termasuk Tepi Barat, di mana pemukiman tersebut diklasifikasikan sebagai ilegal oleh kelompok internasional dan kemanusiaan dan di mana bentrokan kekerasan antara pemukim dan warga Palestina sering terjadi.

Baca Juga: Tekanan Politik ke Presiden Joe Biden Menguat, Akankah AS Menyerang Iran?

Konferensi yang bertajuk “Pemukiman Membawa Keamanan” ini tidak diselenggarakan oleh pemerintah Israel, meskipun koalisi sayap kanan Israel telah dikritik karena mendukung perluasan pemukiman, sebuah posisi yang dianggap menghambat kemungkinan solusi dua negara dengan Palestina di masa depan.

Channel 12 Israel melaporkan bahwa 12 menteri dari partai Likud pimpinan Netanyahu, bersama dengan menteri keamanan publik Itamar Ben Gvir dan menteri keuangan Bezalel Smotrich – keduanya dari partai sayap kanan dalam koalisi pemerintahan – menghadiri konferensi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!