Drama Penyanderaan di Bank Prancis Berakhir, Pelaku Menyerahkan Diri

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 06:02 WIB
Penyandera diyakini simpatisan Islamis, kata dua petugas serikat polisi, tetapi tidak ada konfirmasi resmi tentang hal ini.

Serangan militan telah mengguncang Prancis dalam beberapa tahun terakhir, dengan empat petugas polisi tewas dalam amukan pisau pada Oktober 2019 di Paris dan 130 orang tewas akibat pemboman dan penembakan terkoordinasi di ibu kota pada November 2015.

Yves Lefebvre, kepala serikat polisi lain, SGP Unite, mengatakan penyandera di Le Havre, sebuah kota berpenduduk sekitar 170.000 orang di Selat Inggris, identitasnya telah diketahui oleh pihak penegak hukum dan dalam daftar pengawasan dinas keamanan.

“Kami tahu bahwa dia telah diradikalisasi dan menderita penyakit kejiwaan yang serius,” katanya.(Baca: Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan )

Sumber lain, seorang pejabat senior polisi, mengatakan bahwa selama insiden itu pria tersebut berbicara untuk mendukung perjuangan Palestina. Dia berjalan keluar dari bank dengan apa yang tampak seperti bendera berwarna hijau menutupi bahunya.

Polisi telah menutup area di sekitar bank di Boulevard de Strasbourg, jalan raya yang luas di tengah Le Havre.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!